All posts by redaksi

Warga Ketaping Ancam Demo ke BIM

Padang, Zamrudtv — Merasa belum terima ganti rugi tanah, puluhan warga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman mendatangi DPRD Sumbar. Mereka minta Pemda untuk membayarkan ganti rugi tanah warga yang terpakai untuk pembangunan Bandara Internasional Minangkabau.

Bahrun Rangkayo Rajo Sampono, salah satu pemilik tanah yang mengaku belum terima ganti rugi, menyebutkan ada yang aneh dengan sistem pembagian uang ganti rugi tanah BIM itu. Ada warga yang diberikan ganti rugi, ada yang tak diberikan. Padahal, menurut dia, status warga itu sama.

“Kami minta segeralah peme­rintah bayarkan ganti rugi kami. Jika tidak juga, kami siap perang dengan pemerintah. Biar kami dirikan tenda di sana. Kami tinggal saja di BIM itu pakai tenda,” ujar Bahrun saat hearing dengan DPRD Sumbar, Selasa (24/6).

Menurut Bahrun, walau bandara sudah beroperasi sejak tahun 2005, namun sampai sekarang masih ada sekitar 50 hektar lahan yang belum diganti rugi.

Untuk itu mereka minta Pemda segera membayar ganti rugi tanah itu. Jika tidak, makan warga akan melakukan aksi ke BIM dengan mendirikan tenda di sana.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar, Syafrizal Ucok mengakui jika masih ada persoalan soal uang ganti rugi tanah. Persoalan itu disebabkan soal luas areal BIM.

“Untuk menyelesaikannya, Pemprov Sumbar bekerjasama dengan Badan Pertanahan Sumbar (BPN) akan melakukan pengukuran ulang, areal BIM,” ujar Syafrizal.

Menurut Syafrizal, luas areal BIM 426 hektar. Tanah ulayat warga yang terpakai sudah diberi ganti rugi. Namun untuk tanah negara, tidak diberi ganti rugi.

“Untuk masyarakat pengelola tanah negara, hanya diberikan ganti rugi jika memiliki sertifikat. Jika tidak maka tak diberikan ganti rugi tanah. Hanya ganti rugi tanaman dan bangunan saja,” tukasnya. (tim/zamrudtv.com)

Tour de Singkarak 2014 Ditutup, Jumpa Lagi Bulan September

Padang, Zamrudtv — Tour de Singkarak (TdS) 2014 resmi ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Minggu sore(15/6) di Padang. Lomba yang menempuh jarak 1.250km dan melintasi 18 daerah kabupaten kota Sumbar, dimenangi oleh pebalap Iran Amir Zargari.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga Executif Chairman TdS, Sapta Nirwanda menyebutkan, untuk TdS 2015 bakal digeser bulan pelaksanaannya dari bulan Juni ke bulan September. Pasalnya, bulan Juni dan Juli memasuki bulan Ramadhan.

“Ini mengingat tahun depan, bertepatan dengan Bulan Ramadhan, makanya kita rencanakan September,” kata Sapta Nirwandar dalam sambutannya pada penutupan TdS 2014, Minggu (15/6).

Jika pada TdS 2014, start dimulai dari Kabupaten Padang Pariaman, namun untuk TdS 2015 kemungkinan akan dirubah. Menurut Sapta, saat ini sudah ada 6 daerah yang mengajukan diri jadi tuan rumah untuk grand star. Namun dari penilaian awal, hanya tiga daerah yang memenuhi syarat, Pesisir Selatan, Agam dan Padang Panjang.

“Hal utama yang menjadi syarat untuk grand start adalah ketersediaan akomodasi. Walau dari tiga daerah itu belum ada hotel yang representatif, namun daerah tersebut terbilang cukup dekat dengan kabupaten/kota yang memiliki akomodasi bagus,” ucapnya.

Amir Zargari Juarai Tour de Singkarak 2014
Padang, Zamrudtv –Pebalap Iran Amir Zargari menjadi pemenang Tour de Singkarak (TdS) 2014, yang berakhir Minggu sore(15/6) di Padang, Sumbar. Zargari sebelumnya tahun 2011, juga sudah pernah menjadi juara umum TdS.

Menariknya, selama perlombaan yang berlangsung 9 etape dengan jarak 1250 km, Zargari tidak sekalipun menang dalam balapan itu. Dan ini juga menjadi sejarah, pemenang TdS tercatat tanpa menjuarai sebuah etape. Sepanjang pelaksanaan TdS, Zargari hanya beberapa kali masuk 10 besar.

Sementara itu posisi runner up dipegang rekan satu timnya rahim Emami dengan catatan waktu 28:33:25, sementara posisi ketiga diraih pebalap PKY lainnya, Ramin Mehrbaniazar dengan catatan waktu 28:36:40.

TdS 2014 diikuti 82 pebalap dari 23 negara yang tampil untuk 18 tim. Perhelatan kali ini juga merupakan yang terpanjang dengan sembilan etape yang menempuh jarak 1.250 km. Sebanyak 18 kabupaten/kota di Sumatra Barat dilalui oleh pebalap. (tim/zamrudtv.com)