Category Archives: Sekilas Info

Rumah Makan Pagi Sore Padang Terbakar

Padang, Zamrudtv — Rumah makan Pagi Sore yang terletak di kawasan Pondok, Padang, Sabtu pagi(17/5) terbakar. Api berasal dari dapur rumah makan tersebut.

Kepala BPBD-Damkar Kota Padang Budi Erwanto, Sabtu siang(17/5) menyebutkan, kebakaran diduga akibat kelalain pekerja rumah makan Pagi Sore.

“Kebakaran diduga akibat kelalaian pekerja saat melakukan aktivitas memasak di salah satu dapur di rumah makan,” ujar Budi.

Untuk memadamkan api, pihak BPBD-Damkar Padang menurunkan enam unit mobil, dan dibantu satu mobil water canon milik Polresta Padang.

Kebakaran rumah makan Pagi Sore yang terkenal dengan ayam gorengnya itu, memicu perhatian para pengguna social media. Pasalnya, rumah makan yang telah berdiri sejak 1947 itu, jadi tempat makan favorit para perantau Minang saat pulang kampung. Banyak tokoh dan pejabat di rantau, kalau ke Padang selalu menyempatkan untuk makan di Rumah Makan Pagi Sore ini. (tim/zamrudtv.com)

Pasca Kebakaran Depo Pertamina, Bensin Jadi Langka di Sumbar

Pasca kebakaran Depo Pertamina Bungus, Rabu (14/5) malam, bensin menjadi langka di Sumatera Barat. Sejumlah SPBU di Sumbar banyak yang tutup. Kalaupun ada, antrian panjang langsung terjadi.

Dari pantauan di sejumlah SPBU di Padang, Jumat(16/5), banyak SPBU yang tutup. Walaupun tutup, antrian panjang banyak terjadi di SPBU tersebut. Para pengendara memilih menunggu di SPBU itu untuk mendapatkan bahan bakar kenderaan.

Salah seorang petugas SPBU di jalan Khatib Sulaiman Padang, Revi mengatakan, biasanya Pertamina memasok BBM per harinya mencapai 2 sampai 3 truk tangki. Namun, akibat kebakaran di Depo Pertamina, truk tangki tersebut belum datang untuk memasok BBM.

“Stok BBM habis semua. Bahkan, kendaraan masih banyak yang menunggu datangnya pasokan dari Pertamina. Namun, sampai saat ini, pasokan tersebut belum juga datang,” ujarnya.

SPBU Kilometer 15 Bypass depan kampus Baiturrahmah Padang kemarin juga kehabisan stok. Pengawas SPBU Zulhedi mengatakan, bahwa pasokan BBM untuk sementara distop oleh pihak Pertamina.“ Kami hanya bisa menunggu pasokan dari Pertamina dan entah kapan datangnya,” ungkap Zulhedi.

Sementara itu di tingkat enceran, harga premium ikut melambung. Jika biasanya, harga enceran hanya Rp7.500 per liter, sekarang dengan banyaknya SPBU yang tutup, para pedagang ikut mengambil keuntungan dengan menjual lebih tinggi mencapai Rp 10.000 per liter.

Pertamina Akui Pasokan BBM Terganggu di Sumatera Barat
PT Pertamina mengakui kalau pasokan BBM di Sumatera Barat terganggu pasca terbakarnya Depo Pertamina di Bungus Teluk Kabung, Padang, Rabu lalu. Untuk mengatasi kekosongan, Pertamina meminta daerah sekitar memasok ke Sumbar.

Asistent Manager External Relation Region I Fitri Erika, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pasokan bahan bakar minyak di Sumbar. Pertamina, kata Erika, sedang berupaya untuk memulihkan pasokan BBM di Sumbar.

“Diantaranya dengan meminta bantuan dari depo region lain untuk mensuplai BBM untuk Sumbar,” ujar Erika di Padang, Jumat(16/5).

Saat ini, untuk membantu pasokan BBM di SUmbar ada lima depo yang membantu dan terdapat 87 unit mobil yang beroperasi mensuplai minyak. Region yang membantu di antaranya dari Dumai 25 unit, Sibolga 8, Bengkulu 18, Siak 32, dan selebihnya dari Pekanbaru.

Mengenai masih terjadinya kekosongan di sejumlah SPBU Fitri menyampaikan, kendala yang terjadi adalah jarak depo yang mensuplai minyak dengan wilayah sumbar cukup jauh. Pertamina berharap, mulai Sabtu ini, pasokan BBM di sejumlah SPBU di Sumbar sudah kembali normal. Apalagi, Sabtu ini(17/5) ada dua kapal tanker yang merapat di dermaga Pertamina di Bungus Padang. (tim/zamrudtv.com)