Inilah Rute Tour de Singkarak 2014

Tour de Singkarak 2014 yang berlangsung di Sumatera Barat, bakal dimulai tanggal 7 Juni hingga 15 Juni 2014. TdS bakal berlangsung dalam 9 etape. Berikut rutenya.

  • Etape 1, start di halaman kantor Bupati Padang Pariaman pada 7 Juni 2014, pukul 11.00. Rute Etape 1 adalah: Kantor Bupati Padang Pariaman – Sicincin – Sungai Sariak – Kurai Taji – Pauh Kamba – Pakandangan – Sungai Asam Sicincin – Menuju Lubuk Alung – Tugu Ikan Lubuk Alung – Pauh Kamba – Ulakan – Pantai Kata – Pantai Gandoriah di Pariaman.
  • Etape 2 di Tugu Equator Bonjol Pasaman dan finish di kantor Bupati Pasaman Barat pada 8 Juni 2014 pukul 11.00 – 14.00 Wib.
  • Etape 3 di kantor Bupati 50 Kota dan finish di Istano Baso Pagaruyuang, Batusangkar pada 9 Juni 2014 pukul 11.00 – 14.00 Wib.
  • Etape 4 di Jam Gadang, Bukittinggi dan finish di Puncak Lawang, Agam pada 10 Juni 2014 pukul 11.00 – 16.00 Wib.
  • Etape 5 di Ngalau Indah, Payakumbuah dan finish di Dermaga Danau Singkarak, Kabupaten Solok pada 11 Juni 2014 pukul 11.00 – 14.30 Wib.
  • Etape 6 di Pasar Padang Panjang dan finish di Taman Kota, Kota Solok pada 12 Juni 2014 pukul 11.00 – 14.00 Wib.
  • Etape 7 di Silokek Pasir Putih, Sijunjung dan finish di Depan kantoe Bupati Dharmasraya pada 13 Juni 2014 pukul 11.00 – 17.00 Wib.
  • Etape 8 di Taman Segitiga, Sawahlunto dan finish di Pasar Solok Selatan pada 14 Juni 2014 pukul 11.00 – 15.30 Wib.
  • Etape 9 (Etape terakhir) di Koto Salido, Painan, Pesisir Selatan dan grand finsih di depan Kantor Gubernur Sumbar, Padang pada 15 Juni 2014 pukul 13.00 – 16.00 Wib.

Sore harinya akan dilakukan Awarding Ceremony dan Penutupan Tour de Singkarak 2014. Selanjutnya, ditutup dengan Launching Tour de Singkarak 2015. (rls/tim/zamrudtv.com)

Rumah Makan Pagi Sore Padang Terbakar

Padang, Zamrudtv — Rumah makan Pagi Sore yang terletak di kawasan Pondok, Padang, Sabtu pagi(17/5) terbakar. Api berasal dari dapur rumah makan tersebut.

Kepala BPBD-Damkar Kota Padang Budi Erwanto, Sabtu siang(17/5) menyebutkan, kebakaran diduga akibat kelalain pekerja rumah makan Pagi Sore.

“Kebakaran diduga akibat kelalaian pekerja saat melakukan aktivitas memasak di salah satu dapur di rumah makan,” ujar Budi.

Untuk memadamkan api, pihak BPBD-Damkar Padang menurunkan enam unit mobil, dan dibantu satu mobil water canon milik Polresta Padang.

Kebakaran rumah makan Pagi Sore yang terkenal dengan ayam gorengnya itu, memicu perhatian para pengguna social media. Pasalnya, rumah makan yang telah berdiri sejak 1947 itu, jadi tempat makan favorit para perantau Minang saat pulang kampung. Banyak tokoh dan pejabat di rantau, kalau ke Padang selalu menyempatkan untuk makan di Rumah Makan Pagi Sore ini. (tim/zamrudtv.com)